Detail Berita

Halaqoh Ulama Perempuan (Perempuan Ulama)

Semarang- Jumat, 28 Oktober 2022 di Hotel Siliwangi.  Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Tengah Menyelenggarakan Halaqoh Ulama dengan tema “Menyiapkan Perempuan Ulama di Era Digital”  yang dilaksanakan dua hari , mulai Jumat, 28 – 29 Oktober 2022. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Taj Yasin Wakil Gubernur Jawa tengah. Acara ini diikuti oleh 35 peserta  dari masing-masing kabupaten dan utusan pesantren di sekitar Semarang. Peserta sangat antusias karena acara tersebut dihadiri oleh Wagub Jawa Tengah. Selain itu, salah satu pemateri juga istri dari KH. Taj Yasin, Yakni Neng Nawal Nur Arafah Taj Yasin. Sosok teladan dan  perempuan yang cakap dalam Ilmu pengetahuan agama.
Taj Yasin sebelum membuka acara, beliau menyampaikan sambutan terkait dengan ulama perempuan atau perempuan ulama. Dalam sambutan Beliau menegaskan bahwa perempuan adalah sosok hebat yang harus mempunyai martabat dan keluasan dalam ilmu pengetahuan. Karena perempuan adalah ”madrasatul ula” atau madrasah pertama bagi anak-anaknya. Selain itu, perempuan mempunyai peran ganda di masyarakat, yakni, sebagai ibu, sebagai istri, dan sebagai warga warga masyarakat. Sebagai perempuan harus bisa belajar dari kisah-kisah teladan pada zaman Rosulullah Saw. Perempuan teladan yang patut ditiru adalah kehebatan Siti Aminah, Ibunda Nabi Muhammad Saw, Sayyidah Khotijah , istri Rasulullah, Ummu Salamah, Ibunda Imam Syafii, dan Ibu Imam Ghozali. Beberapa perempuan tersebut adalah sosok perempuan cerdas, multitalent, dan segala cobaan hidup terlewati, hingga perempuan-perempuan tersebut pada zaman Rasulullah disegani dan dikagumi. Selain sebagai seorang Istri yang salihah mereka adalah seorang perempuan yang kuat lagi hebat, dan berhasil mengantarkan anak-anaknya menjadi tokoh dan cendekia di bidang ilmu agama.
Sambutan Taj Yasin masih menghipnotis peserta halaqoh. Paparan yang sangat gamblang membuat peserta halqoh menyimak dengan baik. Taj Yasin mengharapkan kepada semua perempuan yang hadir bisa bersama-memajukan bangsa Indonesia dengan peran cantik dan kiprah khidmad para perempuan. Kemajuan Teknologi dan era digital ini menjadi tugas perempuan ulama untuk andil menjadi bagian yang memberi manfaat untuk kemaslahatan. Perempuan adalah pionir kebaikan untuk anak, keluarga,  dan di masyarakat.
“Perempuan-perempuan harus menjadi filter kemajuan zaman. Karena perempuan adalah pertama yang dikenal oleh anaknya. Pendidikan pertama atau madrasah pertama yang dilihat oleh anak-anaknya” ungkap Yasin. Di akhir sambutannya beliau mengajak kepada seluruh yang hadir, seluruh perempuan utusan dari masing kabupaten , untuk terus berbuat baik, berperilaku jujur di manapun berada, menjadi contoh sesama, berbagi konten kebaikan, memberantas hoaxs yang menjamur di media Youtub dan internet, dan menjadi inspirasi untuk kaum hawa yang ada disekitar kita. Sebagai penutup Taj yasin Mengajak semua membaca surat al-fatehah, sebagai penanda bahwa acara sudah dibuka oleh Beliau. (Bunda Penny)

Tulis Komentar:

Sec Bottom Mockup

Link Terkait

mindex
MUI Pusat
mindex
MUI Jateng
mindex
Pemkab Grobogan
mindex
DMI Grobogan
mindex
BWI

© 2026 - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Grobogan